Universitas Negeri Semarang

SELAMAT DATANG PARA PEMBACA. Bekerjalah dengan hatimu melalui KONTRIBUSI DAN PENGABDIAN TERBAIK serta gunakan segala potensi yang anda miliki. Pada saat itu anda tidak akan merasa BEKERJA. karena setiap TINDAKAN adalah pilihan YANG MENDATANGKAN KEBAHAGIAAN.

Kamis, 12 April 2018

Lulusan SMK Agar Tidak Nganggur, Dosen UNPAM Ajarkan Cara Membangun The Road Map Career


Lulusan SMK Agar Tidak Nganggur, Dosen UNPAM Ajarkan Cara Membangun The Road Map Career
Dosen UNPAM Berikan Training Manajemen Karir
UNPAM - Globalisasi yang ditandai dengan semakin berkembang pesatnya IPTEK, serta Masyarakat  Ekonomi ASEAN (MEA) yang merupakan sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar negara ASEAN menjadi suatu keniscahyaan. Perubahan dari masyarakat informasi menjadi era pengetahuan juga berlangsung sangat cepat, powerfull dan nyata. Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu berfikir taktis dan strategis serta impelemntatif yakni SDM yang unggul dan kompetitif sangat diperlukan agar mampu bersaing. Untuk menjawab tantangan tersebut, TIM PKM dosen UNPAM mengadakan Training Manajemen Karir yang bertajuk ”Membangun The Road Map Career Sejak Dibangku Sekolah”  kepada Siswa SMK YPUI Parung-Bogor, Selasa (10/4/18) dari pagi hingga sore hari.
Pendampingan Kegiatan Menggalih Potensi Diri Siswa SMK YPUI Parung Dengan Bimbingan Dosen

Kegiatan diikuti oleh 65 siswa Kompetensi Keahlian Pemasaran SMK YPUI Parung. Sedangkan TIM PKM dosen UNPAM berjumlah 10 Dosen yakni (1) Wiyanto, S.Pd.,M.M.; (2)Gozali Supiandi, S.E.,M.M.; (3) Windy Gustia Wardani, S.Km.,M.M.; (4) Arief Budi Santoso, SS.,M.M.; (5) Bachtiar Arifudin Husein, S.Kom.,M.M.; (6) Eman Sulaeman, SE.,M.M.; (7)Siti Nuraidawati, S.Sos.,M.M.; (8) Udin Saprudin, SE.,M.M.; (9) Ana Septia Rahman, S.Pdi.,M.M.; (10) Lucia Maduningtias, ST.,M.M.

Kegiatan Pendampingan Kelompok

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat dosen UNPAM sebagai wujud  pelaksanaan salah satu kewajiban tridharma perguruan tinggi. Selain itu, perlu kita ketahui seksama bahwa jumlah pengangguran terbesar ada pada lulusan SMK. Ungkap Wiyanto selaku ketua TIM PKM Dosen UNPAM.

Wiyanto mengungkapkan bahwa terbangunya mindset, perilaku dan sikap siswa menjadi lebih baik benar dan terarah sangat dibutuhkan, yakni mampu merencanakan karir untuk masa depan. Ketika lulus SMK ia harus mampu menentukan pilihan dengan tepat untuk memutuskan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, berwirausaha atau bekerja. Karena memilih atau menentukan karir yang akan digeluti adalah bukan keputusan yang sepele atau main-main. Bahkan memilih karir itu tidak semudah kita membeli barang yang ingin kita beli di pasar atau swalayan. memilih karir merupakan salah satu keputusan yang penting di dalam hidup seseorang. Sehingga konsep yang benar, ketelitian, kecermatan, dan konsistenan menjadi elemen yang penting dan memiliki pengaruh dalam proses pemilihan karir.

Kegiatan training dilaksanakan pagi hingga siang hari, yakni pukul 08.30 hingga 12.30 WIB. Untuk mengawali kegiatan disajikan tari saman oleh kolaborasi siswa SMP YPUI Parung dan SMK YPUI Parung. Kemudian, acara dibuka oleh Kepala SMK YPUI Parung, Drs. H. Zainal Arifin dan  selanjutnya sambutan dari perwakilan TIM PKM dosen UNPAM.

Penampilan Tari Saman Siswa SMP/SMK YPUI Parung Menyambut Kedatangan TIM PKM Dosen Manajemen UNPAM

Wiyanto menyampaikan, Peta Jalan Karir adalah sebuah peta yang akan memandu  pencapaian karir kita yang menunjukkan kepada kita darimana kita mulai, kemana yang akan kita tuju, apa yang harus diperhatikan sepanjang perjalanan mencapai karir, serta apa yang perlu kita lakukan ketika karir tersebut tercapai. Beberapa pembicara yang lain menyampaikan materi tentang; (1) issu terkini terkait jumlah lulusan dan pengangguran dan Facts about success and successful people; (2) menentukan tujuan/cita-cita usai lulus SMK “kemana anda akan melangkah”; (3) Mengenal Potensi Diri “Who Am I?”; (4) “Membangun The Road Map career” dan (5) diputarkan profil UNPAM dan sesi sharing session dengan peserta training. Kenapa UNPAM, UNPAM merupakan kampus pilihan masyarakat saat ini. Terbukti dengan banyaknya animo masyarakat dan banyaknya jumlah masyarakat yang kuliah di UNPAM.
Foto Bersama Usai Kegiatan Training

Diakhir kegiatan dilaksanakan penyerahan kenang-kenangan dari TIM PKM Dosen UNPAM kepada SMK YPUI Parung, Do’a bersama, Foto bersama serta pemberian hadia kepada siswa terbaik dalam kegiatan training. Hadiah diberikan langsung oleh Kepala Program Pemasaran SMK YPUI Parung Yakni Wiyanto, S.Pd.,M.M. berupa tiket seminar Training ESQ dengan tema The Amazing You International High Impact Motivational Training Unlock Your Power yang akan dilaksanakan pada 15-16 Desember 2018 di ICE BSD untuk dua siswa yakni Imanul Yakin dan Mustika Teja Kania bersama dengan 10.000 peserta dari Indonesia maupun manca negara.(*)





Siswa SMK Perlu Diberikan Pelatihan Manajemen Karir Jika Tidak Ingin Banyak yang Menganggur


Siswa SMK Perlu Diberikan Pelatihan Manajemen Karir Jika Tidak Ingin Banyak yang Menganggur
Oleh: Wiyanto
 
Foto: Wiyanto




 ____________________________
Certified Trainer Oleh BNSP
Dosen Tetap Prodi Manajemen Universitas Pamulang
Sekaligus Sebagai Kepala Program Pemasaran
SMK YPUI Parung-Bogor
_____________________________




Globalisasi yang ditandai dengan semakin berkembang pesatnya IPTEK, serta Masyarakat  Ekonomi ASEAN (MEA) yang merupakan sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antar negara ASEAN menjadi suatu keniscahyaan. Perubahan dari masyarakat informasi menjadi era pengetahuan juga berlangsung sangat cepat, powerfull dan nyata. Oleh karena itu, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu berfikir taktis dan strategis serta impelemntatif yakni SDM yang unggul dan kompetitif sangat diperlukan agar mampu bersaing.
Karir adalah semua pekerjaan atau jabatan yang diemban atau ditangani atau dipegang seseorang selama kehidupan kerja seseorang (Hani Handoko, 2000:123). Karir juga dapat dikatakan sebagai rangkaian sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan seseorang dan aktifitas kerja yang terus berkelanjutan (Gibson, 1995:305). Dengan demikian secara sederhana dapat kita pahami bahwa karir merupakan suatu status atau jejang pekerjaan atau jabatan seseorang sebagai sumber untuk mendapatkan nafkah maupun ibadah sebagai pekerjaan utama maupun pekerjaan sampingan.


______________
Peta Jalan Karir adalah sebuah peta yang akan memandu  pencapaian karir kita yang menunjukkan kepada kita darimana kita mulai, kemana yang akan kita tuju, apa yang harus diperhatikan sepanjang perjalanan mencapai karir, serta apa yang perlu kita lakukan ketika karir tersebut tercapai.
-Wiyanto-
__________


Pengembangan karir dapat dilakukan oleh individu terkait karirnya maupun dilakukan oleh organisasi (Samsudin, 2006:127). Secara individu setiap jiwa harus siap mengembangkan diri dalam rangka meniti jenjang karirnya. Oleh karena itu, pemilihan karir lebih memerlukan persiapan perencanaan yang matang daripada sekedar mendapatkan pekerjaan yang sifatnya sesaat. Proses pilihan karir dapat terjadi sepanjang hidup manusia sesuai dengan kehendaknya (from the birth into the deadth). Kehendak manusialah yang dominan dalam menentukan pilihan karir. Artinya suatu ketika dimungkinkan seorang individu yang berkarir akan berubah pikiran untuk memilik karir yang lain. Faktor peluang dan kesempatan memegang peranan yang sangat fital. Meskipun pilihan karir ada yang didasarkan bakat, minat, nilai yang diyakini atau karena gajih. Tetapi, apabila pilihan karir yang diinginkan peluangnya tertutup akan berdampak pada karir yang dicita-citakan akan sulit terwujud.
Secara teoritis pengembangan karir dapat dibagi mejadi lima fase yang dikenal dengan Career Life Cycle yakni; (1) fase pengembangan (Growth) yaitu pada masa kecil sampai dengan usia 15 Tahun dimana pada fase ini anak mulai mengembangkan bakat, minat, potensi, yang akhirnya dipadukan dalam self-concept structure; (2) fase eksplorasi (exploration) yakni antara umur 16 Tahun hingga 24 Tahun dimana fase ini ditandai dengan individu mulai memikirkan beberapa alternatif pekerjaan tetapi masih sering berubah-ubah pikiran atau belum mengambil keputusan yang mengikat; (3) fase pemantapan (establishment) yakni anatara usia 25 Tahun sampai dengan 44 Tahun dimana pada fase ini individu sudah memilih karir tertentu dan mendapatkan berbagai pengalaman positif maupun negatif dari profesi yang digelutinya; (4) fase pembinaan (maintenance) yakni antara usia 44 Tahun sampai dengan 65 Tahun, dimana individu sudah mantap dalam menjalankan profesi yang digelutinya serta memeliharanya agar sampai masa tua; (5) fase kemunduran (decline) yakni masa pensiun dari pekerjaan, dalam fase ini individu membebaskan diri dari kerja formal.
Perlu dipahami secara seksama bahwa untuk mencari lowongan kerja sesuai dengan rencana karir tidak semudah membalikkan telapak tangan. Baik yang ingin berkarir di perusahaan swasta, BUMN, maupun di institusi pemerintahan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).  Berdasarkan data dari  Badan Pusat Statistik (BPS) seperti yang diberitakan oleh Liputan6.com pada tanggal 6 November 2017 menunjukkan dari jumlah angkatan kerja 128,06 juta orang, sebanyak 121,02 juta pekerja dan pengangguran di Indonesia perAgustus 2017 mencapai 7,04 juta orang, bertambah 10 ribu orang dibandingkan realisasi 7,03 juta orang pada Agustus 2016. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5.50 persen.
Dari angka 5,50 persen PTP tersebut dapat diketahui pengangguran pertingkat (jenjang pendidikan) adalah sebagai berikut:
No
Jenjang Lulusan
Presentase Jumlah Pengangguran
Jumlah pekerja
1
SD
2,62%
42,13%
2
SMP
-
17,95%
3
SMK
11,41 %
10,40%
4
SMA
8,29 %
17,46%
5
Diploma I/II/III
6,88%
2,71%
6
Universitas (Sarjana)
5,18 %
9,35%
Sumber: Keterangan Kepala BPS di Kantornya, Jakarta, Senin (6/11/2017) seperti yang diberitakan oleh liputan6.com.

Berdasarkan data di atas, menunjukkan bahwa jumlah pengangguran terbesar ada pada lulusan SMK.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan salah satu bentuk satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah sebagai lanjutan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTS) atau bentuk lain yang sederajad (Kejar Paket B) atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama/setara dengan SMP/MTS. Setelah lulus SMK siswa diharapkan dapat (1) Menjadi SDM yang siap untuk bekerja; (2) Melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya yakni Diploma atau Sarjana; dan (3) Menjadi wirausaha yang pada akhirnya tidak mencari pekerjaan, tetapi menciptakan lapangan kerja.
Issu yang dihadapi saat ini adalah motivasi siswa dalam mengembangkan diri atau karir kurang bahkan tidak tahu arah akan kemana usai lulus SMK.
Selain itu, kondisi yang ada saat ini adalah (1) mulai merasuknya budaya instan dan pragmatis yang lebih dominan mewarnai perilaku siswa (Ingin hidup berhasil tetapi hanya ingin mudahya saja) tidak mau susah atau berusaha; (2) minat melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi masih rendah; (3) semangat menjadi interpreneur masih kurang; (4) mindset yang ada di benak siswa adalah bekerja. Karena siswa menganggap bekerjalah salah satu tujuan utama usai lulus SMK, dan (5) pengetahuan tentang dunia kerja masih rendah.
Oleh karena itu, terbangunya mindset, perilaku dan sikap siswa menjadi lebih baik benar dan terarah sangat dibutuhkan, yakni mampu merencanakan karir untuk masa depan. Ketika lulus SMK ia harus mampu menentukan pilihan dengan tepat untuk memutuskan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, berwirausaha atau bekerja. Karena memilih atau menentukan karir yang akan digeluti adalah bukan keputusan yang sepele atau main-main. Bahkan memilih karir itu tidak semudah kita membeli barang yang ingin kita beli di pasar atau swalayan. memilih karir merupakan salah satu keputusan yang penting di dalam hidup seseorang. Sehingga konsep yang benar, ketelitian, kecermatan, dan konsistenan menjadi elemen yang penting dan memiliki pengaruh dalam proses pemilihan karir.
Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dicanangkan ”Pelatihan Manajemen Karir: Membangun The Road Map Career Sejak Dibangku Sekolah”

Daftar Pustaka
Fiki Ariyanti, 2017. Lulusan SMK Jadi Pengangguran Paling Banyak di RI. Liputan6.com (diakses pada 16 Maret 2018 Pukul 09.15 WIB)
Gibson,dkk. 1995. Proses Proses Struktur Perilaku Organisasi. Jakarta. Erlangga.
Handoko, T. Hani. 2000. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta. BPFE.
Samsudin, S. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung. CV. Pustaka Setia.



Jumat, 06 Mei 2016

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG SISTEM

PENGERTIAN SISTEM
1.    Sistem dapat diterjemahkan menjadi rangkaian kesatuan yang saling terkait dari beberapa elemen dan memiliki satu tujuan. Buatlah sintesis dari beberapa teori  (dari beberapa pakar) mengenai sistem! (tuliskan referensinya!)
Jawaban:
a.    Pengertian sistem menurut istilah
Kata sistem dalam bahasa Inggris mengandung makna system, yang berarti tatanan, susunan, jaringan, dan cara. Sedangkan istilah sistem dalam bahasa Yunani (systema) mengandung pengertian : 1) sebagai keseluruhan yang tersusun dari banyak bagian, dan 2) hubungan yang berlangsung antara satuan-satuan atau komponen-komponen secara teratur.
b.    Menurut Kamus PPKn sistem diartikan sebagai tatanan dari hal-hal yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan dan suatu keseluruhan. Pengartian sistem pada penerapanya tidak hanya bersumber pada suatu disiplin ilmu yang mandiri tetapi dapat pula berasal dari pengetahuan seni, maupun kebiasaan seperti sistem mata pencaharian, sistem perkawinan, sistem pemerintahan, sistem politik, dan sistem hukum.
c.    Pengertian sistem menurut Yufid KBBI  adalah:
1)    perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas seperti sistem pencernaan, sistem pernapasan dan lain-lain.
2)    susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dan sebagainya seperti sistem pemerintahan suatu negara (demokrasi, totaliter, parlementer, presidensil, dan sebagainya)
3)    metode
d.    Di dalam Buku yang berjudul Konsep Sistem Informasi (Jeperson hutahaean, 2012: 1-3) pengertian sistem adalah sebagai berikut:
1)    Menurut Fat sistem diartikan sebagai suatu himpunan suatu ‘’benda’’ nyata atau absrak (a set of thing) yang terdiri-dari bagian-bagaian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung yang secara keseluruhan bersatu (unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif.
2)    Indrajit (2002:2) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan yang lainya.
3)    Pengertian sistem menurut Jogianto (2003:2) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu obyek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.
4)    Pengertian sistem murut Murdick RG, (1991:27) suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedur atau bagian-bagian pengolahan yang mencari suatu tujuan tertentu.
5)    Pengertian sistem menurut Jerry FutzGerald, (1981:5) sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
6)    Pengertian sistem menurut David GB, (1991:45) sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran.
7)    Definisi sistem menurut Dr. Ir Hardjono Djojodihardjo (1984:78) ‘’suatu sistem adalah sekumpulan obyek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap obyek dan hubungan antara ciri tiap obyek dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.
8)    Definisi sistem menurut Lani Sidharta (1995:9) sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan tujuan bersama.
e.    Sedangkan di dalam buku yang erjudul sistem informasi manajemen sumber daya manusia (Prof. Dr. Ir. Maimin, M.Sc., dkk:2010:1) menartikan Sistem adalah satu kesatuan sistemik yang terdiri dari bagian-bagain yang berkaitan satu sama lain yang berusaha mencapai suatu tujuan dalam suatu lingkungan kompleks
Berdasarkan pengertian menurut istilah, KBBI dan beberapa ahli diatas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa suatu dikatan sebagai sistem jika memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut:
  1. Memiliki komponen-komponen
  2. Memiliki batasan
  3. Lingkungan luar sistem (invoronment)
  4. Penghubung (interface)
  5. Masukan sistem (input)
  6. Keluaran sistem (output)
  7. Pengolah sistem
  8. Sasaran sistem atau tujuan
  9. metode
Setelah kita mengetahui beberapa pengertian sistem dan karakteristik dari sistem maka sistem dapat didefinisikan suatu sebagai jaringan kerja yang tersusun dari seperangkat komponen, elemen, unsur atau subsistem dengan segala atributnya yang satu dengan lainnya saling berkaitan, saling bekerjasama, saling mempengaruhi dan saling tergantung dalam suatu kesatuan untuk melakukan suatu kegiatan dalam rangka mencapai suatu tujuan.

Daftar Referensi Bacaan:
Hutahaean, Jeperson. 2012. Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: CV Budi Utama
Prof Dr. Ir. Marimin, M.Sc., Ir. Hendri Tanjung, MM., M.Ag., dan Haryo Prabowo, S.P., MM. 2010. Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Grasindo
Wiyanto. 2009. Sistem Pemerintahan (Modul Pendidikan Kewarganegaraan SMA). Bogor: YPUI Press
YUFID KBBI Offline
Kamus PPKn

Personal Grup Lawak Cagur (Narji Cagur) Memilih Kuliah S2 di UNPAM dan Mengisi Kuliah Umum Bersama Prof. Azyumardi Azra, CBE

Personal Grup Lawak Cagur (Narji Cagur) Memilih Kuliah S2 di UNPAM dan Mengisi Kuliah Umum Bersama Prof. Azyumardi Azra, CBE
Oleh: Wiyanto[1]

Text Box: sapaan yang paling tepat untuknya adalah Cah Angon, seperti pada lirik lagu Ilir - Ilir-nya Sunan Kali JagaPamulang, 8 Agustus 2015. Universitas Pamulang menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Karakteristik Dosen Masa Depan” di Aula Lantai 8 Gedung Stikes. Acara dihadiri oleh ketua Yayasan Sasmita Jaya Yakni Bpk. H. Darsono. Pak Darsono Sapaan akrabnya yang keseharianya lebih banyak dihabiskan bersama ternak sapinya. Karena hobinya beternak, ketika dicari di rumahnya, jika tidak ada pasti sudah ada di tengah-tengah sapi ternak-nya. Andaikan masih mudah mungkin sapaan yang paling tepat untuknya adalah Cah Angon, seperti pada lirik lagu Ilir - Ilir-nya Sunan Kali Jaga. Ya Cah Angon, yakni anak muda yang suka menggembala sapi, beternak sapi. Tetapi beliau sangat luarbiasa berjasa dibidang pendidikan, bukti dedikasi beliau dibidang pendidikan adalah dengan berdirinya Universitas Pamulang.
Selain Ketua Yayasan, yang hadir pada kuliah umum tersebut adalah Pejabat Rektorat serta jajaranya, Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Manajemen (MM), Magister Hukum (MH), dan Magister Teknik Komputer. Selain itu, acara juga dihadiri oleh para dosen baru, dan calon dosen baru.
Tepat Jam 08.50 WIB penulis tiba di kampus UNPAM, langsung menuju pintu lift untuk menuju ke Lt.8. Sudah lumayan banyak peserta yang datang pada pagi hari itu. Namun kursi deretan nomor 1, 2, dan 3 dari depan masih kosong. Akhirnya dengan percaya diri penulis duduk di kursi urutan nomor tiga dari depan. Sontak kaget, ketika penulis menengok kekiri jarak 3 kursi, dipikiran penulis kelihatanya saya pernah melihat orang itu yang sering tampil distasiun televisi. Namun, sayapun tidak ngomong apa-apa. Karena, dengan jarak tiga kursi, serta saya berpikiran banyak orang yang mirip dengan apa yang saya lihat.